Inilah satu dari dua judul buku yang akhir-akhir ini kubaca dengan sangat serius. Di tengah-tengah kesibukan pergantian semester kemarin, aku sempatkan untuk membaca, biasanya di waktu sebelum tidur dan pagi setelah sahalat shubuh. Sebenarnya aku tidak terlalu menikmati gaya bahasa buku ini (kalau saja aku menikmatinya, mungkin akan selesai dalam beberapa jam saja). Tapi aku sangat terkesan dengan ide di dalam rangkaian tulisan ini. Mungkin juga, seperti kata teman-temanku, aku agak terobsesi pada hal-hal yang berkenaan dengan kesehatan tubuh. Buku yang ditulis oleh Tony Buzan ini menguraikan tentang cara-cara untuk mengeksplor kecerdasan fisik kita. Ada sepuluh cara untuk menjadi orang yang bugar, sehat, dan cerdas.
- Mengenal Tubuh
Kita harus mengenal tubuh karena dengan mengenal tubuh, kita dapat bersyukur atas nikmat kesehatan dan kemudian dapat menghargainya dengan sungguh-sungguh. Seseorang yang dapat memahami, mencintai, dan memelihara tubuhnya berarti memiliki kecerdasan fisik. Fisik itu penting karena seluruh bagian tubuh bekerja untuk menghasilkan kekuatan yang kita perlukan dalam beraktivitas. Tubuh kita dapat melawan penyakit yang menyerang, otot dapat melakukan tugasnya, tempurung kepala dapat menahan benturannya, panca indra berfungsi dengan baik, kekuatan tenaga tinggi, penampilan menarik dan menawan, stamina yang tinggi, tubuh dan pikiran yang rileks, perasan bugar, sehat, dan bahagia sepanjang hidup.
- Pikiran lebih penting dari tubuh
Kecerdasan Fisik seseorang digerakkan oleh otak, pentingnya berpikir positif. Kekuatan fisik kita lebih tinggi daripada yang dapat kita pikirkan. Dalam buku ini ada banyak cerita kusuksesan seseorang dalam mengelola kekuatan fisik mereka dengan cara mengendalikan cara berpikir yang positif. Sungguh, pola pikir yang positif bisa menimbulkan kekuatan fisik yang luar biasa.
- Melakukan latihan membentuk tenaga
Kita harus berolahraga untuk menglangsingkan dan membentuk otot-otot tubuh, meningkatkan tenaga secara menyeluruh, menguatkan tulang-tulang, membuat tulang lebih luwes, meningkatkan kemampuan menarik, mendorong, mengangkat, melindungi agar tidak cedera, menguatkan sistem kekebalan tubuh, dan meningkatkan rasa percaya diri. Latihan yang dimaksud mirip dengan gerakan-gerakan senam, seperti push up, sit up, memuat leher dan pinggang.
- Mengatur pola makan
Menjaga agar makan yang kita makan mengandung gizi seimbang serta terdapat zat-zat yang kita butuhkan seperti vitamin, protein lemak, karbohidrat, mineral dengan tetap mempertimbangkan kalori yang dibutuhkan serta menjauhi kelebihan kolesterol.
- Memastikan semua sistem tubuh kita berfungsi mulai dari sistem otot, tulang, saraf, endokrin, peredaran darah, kekebalan, pernapasan, pencernaan, pembuangan, reproduksi. Dengan mengtahui dan memelihara semua fungsi tubuh, kita akan terhindar dari penyakit dan kesehatan akan terjaga.
- Membiasakan diri untuk berdiri dengan tegak. Posisi tubuh yang tegak, tenang, seimbang serta anggun. Sikap tegak ini paling bagus secara postif mempengaruhi prestasi capaian fisik dan mental secara keseluruhan.
- Menjaga kekebalan tubuh dengan memberikan apa yang dibutuhkan oleh tubuh, yaitu dengan melekukan latihan aerobik, tidur serta pengelolaan stres.
- Meningkatkan kemampuan fisik, daya tahan, dan stamina dengan latihan aerobik
- Mengelola umur manusia, menjadi tua dengan tetap sehat, tegap, penuh tenaga, lentur, produktif, gembira dan kuat.
- Menggunakan multiple intelligence untuk meningkatkan kecerdasan fisik.
Setelah membaca buku ini, aku teringat sebuah kuliah di kampus psikologi dulu, namanya : Hubungan Antar Person dengan dosenku yang begitu atraktif Ibu Dewi Retno Suminar. Salah satu diktatnya adalah buku berjudul Person to Person : How To Build Positive Relationship. Meskipun diktat ini begitu tebal dengan teks bahasa Inggris pula, tapi aku sungguh-sungguh membaca dari bab ke bab dengan seksama. Inilah catatan yang kurangkum dari salah satu bab di buku itu kemudian kupajang di organizerku beberapa tahun yang lalu : TIPS TO WELLNESS
- Increase Physical Activity (Ayo olahraga di waktu luang)
- Improve Your Nutrition (Ayo makan teratur dengan gizi seimbang)
- Mantaian A Healthy Body Weight (Tidak boleh terlalu gemuk atau terlalu kurus, sedang-sedang saja)
- Get Adequate Sleep (Tidur 6-7 jam sehari. Boleh sesekali begang untuk beberapa kepentingan tapi tidak tiap hari)
- Effectively Cope With Stress (Berpikir positif, asertif, manajemen waktu, manajemen pengambilan keputusan, menulis agenda harian, meditasi-relaksasi, dan cari teman sharing).
- Eliminate Unhealthy Behaviors and Habits (jangan begadang, merokok, ngemil, dst).
Akhir-akhir ini aku semakin bersemangat untuk memperhatikan kesehatanku, bukan karena aku sakit-sakitan tapi karena padatnya aktivitasku sehingga membutuhkan banyak energi. Aku tidak bisa membayangkan kalau aku jatuh sakit dan harus terbaring beristirahat, aku akan sangat merasa bersalah meninggalkan sedemikan banyak pekerjaan yang artinya aku akan mendhalimi orang banyak karena amanah itu terbengkalai.
Aku mencoba untuk membuat jadwal biologis yang teratur, seperti makan minimal dua kali sehari, tidur cukup, bekerja, dan berolahraga. Aku juga mencoba mengenal tubuhku dengan baik, seperti kapan aku harus berhenti beraktivitas (saat konsentrasiku menurun dan kepalaku mulai berdenyut), kapan sistem pencernaanku tidak beres (sesuai dengan saran ahli kesehatan Oprah Winfrey Show, terdeteksi dari apa yang dikeluarkan seseorang tiap harinya). Khusus untuk makanan aku usahakan menu seimbang nasi, sayur, dan lauk yang kumasak sendiri, sering-sering minum air putih dan makan buah-buahan, minum jus tomat 1-2 kali seminggu, minum teh hijau 3-4 kali seminggu, minum jamu kunir asam/gula asam 1-2 kali seminggu, jikalau tubut kurang fit minum suplemen vitamin C dan E, bener-benar menghindari cemilan tidak sehat (ini agak sulit kalau sudah kumpul-kumpul sama teman).
Khusus untuk olahraga, inilah sesuatu yang dari dulu agak sulit dilakukan. Aku pernah mencoba lari pagi seminbggu dua kali, berjalan 2 minggu kemudian malas memulai lagi. Akhirnya kuterapkan terapi behavioristik pada diriku sendiri : aku mendaftarkan diri ke sebuah klub senam untuk kelas aerobik 2 kali sepekan. Dengan biaya yang dikeluarkan, aku pasti pikir-pikir kalau mau absen. Sekarang, aku sudah amat menikmati kegiatan senam ini sehingga terasa sebagai sebuah kebutuhan. Bayangkan betapa nikmatnya ada peluh mengalir deras selama dan sesudah, aliran keringat itu sampai membasahi bibir hingga terasa asin, juga menetes ke lantai. Dampaknya luar biasa, sehabis olahraga aku selalu bisa tidur dengan nyenyak dan bangun dengan kesegaran tubuh keesokan harinya, jarang sekali terkena sakit (bahkan seingatku dalam 6 bulan terakhir aku tidak pernah terkena flu).
Tetapi semua usaha ini kembali pada kehendak Allah, manusia berikhtiar dan Allah-lah yang akan menentukan karunia-Nya. Doa akan menjadi penghujung segala usaha. Allahumma ‘afinii fii badani. Allahumma ‘afinii fii sam’ii. Allahumma ‘afinii fi bashorii. La ilaaha illa anta. Ya allah, sehatkanlah badanku. Ya Allah, sehatkanlah pendengaranku. Ya Allah, sehatkanlah penglihatanku. Tiada Tuhan selain Engkau.