7 Coretan Langit
Friday, May 11th, 2007Siang hari ini, bada dhuhur, ada sebuah kegiatan bedah buku di sekolah kami. Setiap hari jumat siang, ada plot waktu bagi seluruh guru untuk berkumpul, kadangkala rapat, kadangkala ada pembinaan dari pimpinan sekolah, dan khusus siang hari ini acaranya adalah bedah buku…Komentar seru dari bapak kepala sekolah ketika keluar dari ruangan ini adalah : saya tidak mengira akan terjadi ‘pertumpahan darah’ di arena bedah buku ini…
Memang benar-benar terjadi ‘pertumpahan darah’, yaitu diskusi ilmiah yang sangat seru akibat topik kontroversial yang disampaikan oleh sang pembicara. Teman saya, Ahmad Muzakky membedah buku karangan Umar Hasan Saputra berjudul : Menterjemahkan Alam Raya. Dalam buku ini dijelaskan bahwa ada 7 partikel penting (apa ya, aku luap?!) yang ada di langit ini, oleh karena itu presenter memilih judul 7 goresan langit..
Perdebatan seru ini terjadi karena 3 pokok bahasan, yaitu : (1) Bagaimana kita bisa membunuh virus (yang menjadi perantara banyak sekali penyakit, termasuk HIV & SARS) dengan menggunakan garam. (2) Bagaimana kita dapat mengubah karbohidrat menjadi protein. (3) Bagaimana mengubah materi menjadi energi dan sebaliknya energi menjadi materi. Untuk pokok bahasan 1 & 2, pada dasarnya banyak yang percaya bahkan beberapa teman dari kelompom guru IPA memperkuat dengan argumen jurnal2 ilmiah yang pernah mereka baca. Perdebatan paling seru ada di pokok bahasan nomor 3 karena begitu abstraknya konsep tersebut sebab contoh dari abstraksi tersebut tidak bisa diterima semua yang hadir. Ada yang menyebutkan bahwa peristiwa Isra Mi’raj Rasulullah adalah bentuk perubahan materi menjadi energi (Rasul yang mrp materi diubah jadi engeri yaitu cahaya, kemudian sampai di Arsy menjadi materi lagi), ada yang menyatakan bahwa peristiwa Pemuda Alhabul Kahfi, bahwa mereka merasa setengah hari ternyata telah berlangsung 309 tahun (pemampatan waktu ini jjuga merupakan contoh perubahan materi-engergi), ada yang mengungkapkan fenomena santet (mengirim benda seperti paku atau racun ke dalam tubuh orang) meskipun ada yang bilang itu ada peran makhkluk halus. Aku juga menanyakan tentang penemuan Masaru Emoto tentang perubahan molekul air ketika diberikan musik atau doa, menurut presenter itu bisa jadi contoh perubahan materi dan energi. Dan panjang lagi…ada yang setuju, dan ada yang tidak…
Bayangan bahwa jika teori ini benar, mungkin suatu saat kita bisa pergi dari surabaya ke jakarta hanya dalam hitungan detik, dengan mengubah (materi) tubuhku menjadi sebuah energi yang bergerak secepat cahaya kemudian ketika sampai di jakarta menjadi materi lagi…Wah aku bisa sering2 pulang ke malang dong….
Di akhir acara ini, kami semua menyadari betapa besar kekuasaan Allah, betapa luas ilmu Allah, betapa kecil dan kerdilnya kita sebagai hamba…Semoga suasana belajar seperti ini makin mendekatkan kita semua kepada-Nya…Amin…