Catatan Pernikahan bagian 1
Hal pertama yang disampaikan orang yang begitu mencintaiku dan juga aku cintai bukanlah : AKU CINTA PADAMU tetapi AKU MAU MENIKAH DENGANMU
Sesuatu yang ditanyakannya lebih dulu padaku bukanlah : APAKAH KAU MENCINTAIKU? tetapi MAUKAH KAU BERIBADAH BERSAMAKU DI JALAN ALLAH?
Kalimat AKU MENCINTAIMU baru terucap jauh setelah komitmen kebersamaan itu ada, setelah keraguan tentang melaju bersama itu hilang, setelah keyakinan untuk bergandengan tangan itu menjadi terpatri di hati masing-masing…dan setelah itu pertanyaan tentang KENAPA KAU MENCINTAIKU? maka jawabannya bukan karena kekayaan, ketampanan, kecantikan, atau yang lain tetapi bukan juga tanpa alasan. AKU MENCINTAIMU KARENA ALLAH
Jangan pernah meminta ketegasan dari seseorang APAKAH DIA MENCINTAIMU, carilah ketegasan di dalam dirimu sendiri KENAPA KAU MENCINTAINYA, DAN UNTUK APA?
Dan pada saatnya nanti, CINTA YANG SESUNGGUHNYA tidak akan pernah terwakili dengan pertanyaan atau ucapan AKU MENCINTAIMU tetapi cinta itu mesti disampaikan dengan segala cara di dalam keseharian..dengan caramu memandang matanya, dengan caramu membelai rambutnya, dengan caramu memeluknya, dengan caramu memenuhi kebutuhannya, dengan caramu memarahinya ketika salah, dengan caramu memaafkan ketika dia khilaf, dengan caramu mengingatkan ketika dia lengah, dengan caramu menghibur ketika dia sedih, dengan caramu berbagi kebahagiaan, dengan caramu membuat dia merasa penting, dengan caramu menghargai keputusannya, dengan caramu membantu menyelesaikan masalahnya, dengan caramu meminta pertimbangan padanya, dengan caramu mendoakan dia di dalam ibadahmu, dengan caramu bersyukur pada ALLAH atas kehadiran dirinya, dengan caramu bersabar atas UJIAN ALLAH atas dirimu dan juga dirinya…itulah caramu untuk menyampaikan cintamu..__,_._,___